Patch 7.32 sudah masuk ke dalam game file sejak beberapa hari lalu. Terdapat beberapa hero yang akhirnya keluar dari dalam Group Prabu Jitu setelah beberapa lama tidak pernah dipilih untuk dijadikann tumpuan utama para pemain Dota 2 di ranked match, maupun di scene competitive. Beberapa hero tersebut tidak tersentuh dikarenakan skill mereka tidak cukup baik atau strong ketimbang hero-hero lainnnya. Dengan kalah pamornya tersebut, Valve berusaha menyesuaikan hal tersebut agar menjadi sebalance mungkin dan semua hero dapat keluar dari zona “goa” tersebut.
Setelah kita selesai disuguhi bertubi-tubi turnamen Dota 2 di hampir seluruh regional di dunia, akhirnya Patch 7.32 keluar pada saat group stage ESL One Malaysia dilaksanakan. Di waktu waktu yang dibilang sangat mengejutkan ini, beberapa hero mendapatkan adjustment dan juga changes. Beberapa hal ini tentu saja membuat beberapa hero keluar dari “goa” dan akhirnya mendapatkan match perdana nya langsung di competitive scene. Berikut adalah 3 hero meta yanng dapat kamu gunakan untuk push rank :
1. Puck

Hero licin satu ini memang sudah sangat lama merajai peringkat hero mid denngan winrate dan pick terbanyak di scene kompetitif Dota 2. Salah satu alasan kenapa para pemain profesional memilih Puck menjadi tumpuan utama di mid adalah skillset nya yang sangat cocok melawan hero hero spirit seperti Storm Spirit, Ember Spirit, dan Void Spirit. Dengan silence yang dimiliki serta Dream Coil yang dapat memberikan efek stun bagi lawan.
Puck adalah salah satu hero dengan kemampuan escape mechanism yang sangat tinggi. Ia memiliki 3 skill yang dapat digunakan untuk lari dari kejaran musuh. Skill pertama, kedua, dan ketiga, semuanya dapat digunakan untuk berpindah dan lari dari kejaran musuh jika dibutuhkan. Illusory Orb dan Warning Raft adalah salah satu skill dengann damage terbesar yang ada didalam game.
2. Chen

Hero hard support ini tiba-tiba di berikan buff oleh Valve. Ultimate nya yaitu Hands of God, sekarang dapat memberikan efek hard dispell yang berarti semua ultimate yang ada digame bisa di hilangkann efeknya secara sekejap jika Chen menggunakan ultimate nya. Dengan demikian ia bisa dikatakan hero support yang sangat berguna didalam teamfight. Bayangkan jika team kamu terkena disable, dan Chen datang menggunakan Ultimatenya. Teamfight yang tadinya kalah, bisa diputarbalikkan dengan cukup flaweless, bukan
3. Dawnbreaker

Hero satu ini pertama kali keluar di scene kompetitif sebagai support. Tetapi ada satu match yang membuat Dawnbreaker menjadi hero carry, Randy “Dreamocel” Sapoetra dengan sangat mengejutkan memilih Dawnnbreaker jadi hard carry. Damage yang sangat besar dan sustain di laning stage membuat Dawnbreaker bisa menjadi pilihan kalian untuk push rank.
Hero ini juga dapat scaling dengan cukup baik di late game. Kamu dapat menggabungkan skill 1 nya dengan item damage physical lainnnya seperti Skull Basher, Desolator, ataupunn Monkey King Bar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar